Teh, Kopi, Pecel, dan Mandi

Jumat minggu lalu saya pergi ke Jogja. Niatnya mau naik ke Merapi skalian pengen ketemu teman-teman lama. Berangkat dari Surabaya Kamis dinakhir hari sampai di Jogja Jumat pagi-pagi. Turun di Janti dan langsung menyebrang ke angkringan yang sudah buka untuk sekadar ngeteh. Kenapa ngeteh, tidak ngopi saja? Karena teh sesembarangannya di Jogja itu tetep lebih enak dibanding kopi terenaknya di angkringan.

Angkringan itu sudah agak ramai. Seorang bapak berseragam, 2 anak pesepeda bmx, sepasang suami istri mau berangkat kerja, dan seorang ibu penjual jamu sudah duduk di bangku pembeli. Saya memilih di pojok. Sedikit berdesakan dengan mas-mas pesepeda bmx. Rupanya mereka dari surabaya juga. Bawa sepeda di bagasi bus ke Jogja demi obsesi bermain bmx di Jogja. Obrolan yang random dan absurd pada pagi hari itu. Mungkin memang begitu, basa-basi, dan obrolan ringan penyemangat pagi.

Tak berapa lama setelah saya habiskan teh enak itu, Si Achoy sudah datang menjemputku. Mengajak sarapan pecel di depan markas brimob. Kebetulan hari itu ultahnya brimob jadi agak ramai suasana. Sedikit introgasi dari achoy tentang maksud kedatanganku menemaniku menghabiskan pecel yg agak kebanyakan.

image

Obrolan terhenti karena Achoy musti segera ke kantor. Saya pinjam motornya di rumah untuk operasional di Jogja. Alhamdulillah boleh. Senangnya punya teman begini:mrgreen:

Jogja terasa jadi sepi hari itu. Semua teman saya ke kantor. Saya ke rumah adik sepupu. Tidur pagi..zzz….

Bangun bedug duhur. Masih sepi, berdasar pantauan dari grup whatsapp masih belum ada yg bisa diculik buat teman nongkrong n ngopi-ngopi ngeteh. Yaudah tidur lagi aja.

Tiba-tiba sudah di puncak Merapi. Kedinginan, basah kuyup, tanpa ponco atau jas hujan. Hufft bangun, ternyata saya mimpi. Di luar hujan deras. Begini setiap hari kata adikku. Daripada bengong mending nyiapin bahan-bahan untuk naik gunung. Etapi ternyata sudah disiapin sama adek. Yaudin nganggur lagi deh. Ngapain? Mandi jadi pilihan terbaik sore itu. Alhamdulillah akhirnya saya mandi.

2 Responses to “Teh, Kopi, Pecel, dan Mandi”


  1. 1 marlindia November 26, 2014 at 9:29 am

    untung ketemunya malam, jadi sudah pada mandišŸ˜€


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: