Menyusur Nikmat Elok Rinjani (bagian 2)

Pagi-pagi saya sudah bangun. Panggilan alam terhadap perut tidak bisa ditahan. Tengak-tengok di sekitar kamar mandi berusaha mencari wc. Tapi sepertinya memang tidak ada. Berlari ke tetangga, tak kutemukan juga. Huuufft..

Sayapun bertanya ke Paman, “Paman, wc-nya dimana ya?”.
“Tidak ada, Mas. Kami kalau buang hajat di sawah di sana”, sambil menunjuk ke belakang rumah.

Baiklah…

Ritual pagi selesai. Desa Sukarara tampak menarik dari tempat nongkrong buang hajat pagi ini

(semoga bersambung)

0 Responses to “Menyusur Nikmat Elok Rinjani (bagian 2)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: