Menyusun Omnibook

Gegara akhir-akhir ini saya sering menulis status di facebook panjang-panjang banyak yang mengira saya jago menulis. Padahal baru-baru saja belajar menulis agak panjang dan bercerita. Memang sih ingin pintar menulis. Syukur-syukur beneran jadi penulis. Jadi hampir setiap kejadian yang saya alami saya coba abadikan dengan tulisan pendek serupa satu adegan cerpen. Harapan saya ketika beneran ingin menulis cerpen jadi mudah saja.

Sampai akhirnya ada teman yang punya ide membuat omnibook. Buku keroyokan gitu nulisnya. Saya diberi kesempatan untuk menyumbangkan satu cerpen. Diminta mengirimkan dua yang nantinya dipilih satu yang ditampilkan. Sebuah tantangan bagi saya yang selama ini belum pernah menulis satu cerpen pun. Kalaupun sering menulis ya di blog ini. Menulis tanpa terikat aturan-aturan.

Dari situ saya mulai belajar apa itu cerpen dan perbedaannya dengan karya sastra yang lain. Lumayan sih jadi tambah pengetahuan. Hanya belum pernah menerapkannya langsung ke tulisan. Baru tahu teorinya saja.

Tentang omnibook tadi dikasih waktu 2 minggu untuk menyelesaikan satu tulisan. Saya kira itu waktu yang lama tapi ternyata tinggal tersisa beberapa hari saja. Padahal harus menyelesaikan 10 halaman folio, setengahnya saja belum:mrgreen: .

1 Response to “Menyusun Omnibook”


  1. 1 wongdonyo July 24, 2013 at 10:32 pm

    Numpang Promo : pilkadesngale.blogspot.com/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: