Telapak Tak Bersambut

Laki-laki dan perempuan duduk berdampingan. Diam sepanjang waktu. Kalaupun ngobrol juga tidak jelas apa yang diobrolkan.

Waktu berlalu, masih tetap diam.

Memulai pembicaraan bersama, tidak jadi, kembali diam.

Lama,

Perlahan tangan kanan si perempuan turun dari pangkuan. Membuka ke atas telapaknya disebelah paha. Kenapa?

Si laki-laki tetap diam, terlihat ingin menyambut telapak itu. Ekspresi dingin si perempuan membuat itu tak berarti apa-apa. Tetap menyilang di depan dada tangan itu. Telapak pun tak bersambut.

 

4 Responses to “Telapak Tak Bersambut”


  1. 1 dedy February 8, 2011 at 6:08 am

    pengalaman nyata mas ? ahihihihi

  2. 2 nurfaqih February 24, 2011 at 8:37 am

    helehhh iki dody apa dedy sihhhh hehehe
    pengalaman nyata kui😛

  3. 3 dodo February 27, 2011 at 3:02 pm

    dedy
    bisa jadi, tinggal pengalamannya siapa aja..

    nurfaqih
    he..he..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: