Sumpah Pemuda Komunitas Merdeka

Mending telat lah daripada nggak sama sekali.

Ceritanya nih saya dapat tugas buat mubliksikan acara peringatan sumpah pemuda oleh komunitas merdeka. Acaranya pas tanggal 28 oktober kemaren di alun-alun ngawi. Cukup menarik dengan kemasan sederhana dan original. Dengan mengundang tonti (peleton inti) -pasukan pengibar bendera sma 2 ngawi- sebagai pasukan pembawa bendera keliling alun-alun. Diselingi dengan sedikit aksi teatrikal. Aksi tetrikal ini dilakukan di tiga titik sekitar alun-alun, yaitu di bunderan meriam, bunderan depan dprd, dan satu lagi di depan paseban kabupaten ngawi. Hujan yang turun ruintik-rintik menambah heroik suasana namun tidak mengurangi semangat para pelaku untuk meneruskan acara.

Cukup menggugah dikala banyak orang sudah melupakan arti sumpah pemuda. Kala hampir tidak ada lagi yang memperingatinya, komunitas merdeka hadir dengan keoriginalan ide untuk peringatan sumpah pemuda ini.

Ketika menonton acara itu saya sempat muncul pertanyaan. Kenapa yang memperingati sumpah pemuda hanya segelintir orang ini? Tidak adakah orang/pemuda/i lain? Selanjutnya, apakah dengan cara seperti ini memperingati sumpah pemuda? Adakah cara lain yang lebih “baik”?

Jawabannya ada di hati nurani kita masing-masing. Mari momen ini kita gunakan sebaik-baiknya untuk selalu berproses menjadi lebih baik.

3 Responses to “Sumpah Pemuda Komunitas Merdeka”


  1. 1 haSna- ^_^ November 8, 2008 at 9:08 pm

    Mari …
    “Pemuda”… kata ini bukan pembatas usia kapan kita harus berkiprah. Kata itu adalah semangat juang dan kekuatan. Meski tahap “pemuda” akan atau telah beranjak dari diri kita, tapi sebenarnya tak ada batas bagi kita untuk selalu jadi lebih baik. Dengan siapapun dan apapun bentuk/cara kita memperingatinya, asal tak kehilangan makna dan semangatnya, Insyaallah kekuatan selalu berkobar bagi kita untuk memperbaiki diri kita dan lingkungan sekitar kita.
    Dan pada hari itu, aku juga menemukan sekelompok pemuda di Banda Aceh yang dengan berbagai tujuan duduk dalam satu ruang, bicara tentang ketercekaman dan harapan bagi daerah mereka yang beberapa waktu lalu dilanda bencana alam dan sosial. Intinya sama, ada sesuatu yang diperjuangkan dan itu tak sekedar kepentingan pribadinya. Meski masih secuil, kepedulian itu jika dibina akan meningkatkan semangat untuk bersama-sama membangun menuju yang lebih baik.
    Semangat dan Pantanglah Menyerah, Kawan…!!!

  2. 2 yudha yuliardi November 17, 2008 at 11:42 am

    mas, komunitas merdeka kuwi opo? koq lagi krungu?

  3. 3 dodo November 26, 2008 at 4:10 pm

    komunitas merdeka iku bocah2 sing nongkrong ning warunge mak thing. Jalan merdeke timur alun2 ngawi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: