Archive for September, 2007

Katak Membeli Tempurung

Banyak orang ingin sekali segera menyelesaikan kuliahnya. Mereka berpikir bahwa dengan cepat menyelesaikan kuliah berarti bisa cepat bekerja. Di samping itu mereka juga berpandangan bahwa kuliah adalah dunia yang tidak menyenangkan dan harus segera ditinggalkan (diselesaikan).
Wajar saja pandangan seperti itu. Wajar kerena, satu, salah memilih jurusan. Jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan bakat, minat, hobi, dan kesenangan. Dua, kuliah karena terpaksa. Yaitu orang-orang yang kuliah karena paksaan orang tua. Dimana orang tua mereka menginginkan status sosialnya naik dengan menguliahkan anaknya. Tiga, karena terpaksa (juga). Orang yang kuliah karena jika hanya dengan ijasah sma tidak akan mampu bersaing di dunia kerja. Pandangan seperti ini sudah mendarah dan mendaging di masyarakat. Semakin berkembang karena mereka selalu berpandangan/berorientasi untuk mencari kerja. Coba setiap mereka berusaha untuk membuat pekerjaan. Dengan potensi yang mereka miliki sendiri tentunya. Atau lebih jeli lagi melihat peluang di lingkungannya. Sehingga bisa dijadikan sumber penghidupan.

Memang tidak semuanya harus menjadi orang yang membuat pekerjaan/ membuka lapangan pekerjaan. Trus nanti siapa yang jadi pekerjanya? Kita semua tahu bahwa tidak semua orang selalu berhasil dalam memulai usaha. Paling tidak ketika lebih banyak percobaan/pencoba tentu peluang berhasilnya akan lebih besar pula. Ada juga yang berpendapat nanti kita semua yang jadi pengusahanya trus yang jadi karyawan/pekerjanya dari luar negeri.

Sebenarnya alasan-alasan itu hanyalah hasil telaahan pribadiku. Dari hasil obrolan dengan temen-temen, jarang sekali mereka mempunyai alasan yang jelas kenapa harus kuliah dan cepet selesai. Satu-satunya alasan yang paling jelas adalah biar bisa kerja. Nah lo…… Berarti kuliah buat cari kerja dong? Gak salah sih, tapi…. bukannya aku sok idealis tapi rugi banget kalo kuliah cuma buat cari kerja. Masih lumayan kalo tidak hanya memanfaatkan ijasahnya. Memangnya ijasah bisa buat cari kerja? Perusahaan mana yang mau nerima pegawai yang cuma pinter teori. Dengan hanya berbekal IPK cumlaude Continue reading ‘Katak Membeli Tempurung’

Advertisements

Perang, Panglima Muda

Perlahan mataku mulai tertutup

Telingaku pun tak terasa mengikuti

Mulutku sudah tak mampu lagi mencegahnya

Hatikupun tak terasa mengikuti

Langkah kakiku mulai berat

Tangankupun tak bertuah lagi untuk mencegahnya

Begitu banyak hal yang tak dapat kuterima

Begitupun hal-hal itu tidak dapat menerimaku

Apakah harus kuhentikan langkahku?

Apakah harus berhenti peperangan ini?

Aku tak tahu lagi pistol mana yang bisa menembus badannya

Apalagi hanya sebuah belati kecil yang tak pernah diasah

Kulihat kudaku mulai terseok mengikutiku

Kaki depannya yang sebelah kanan tertembak musuh tepat di lututnya

Tapi aku tak boleh kasihan

Bagaimanapun dia adalah kendaraan utamaku

Yang akan mengantarkanku menuju kemenangan

Aku sudah bosan dengan peperangan ini

Setiap hari hanya mengayun pedang dan menarikĀ  pelatuk

Hasilnya….?

Tak ada seorangpun musuh yang tumbang atau menyerah

Beruntung aku tidak pernah tertembak

Sobekan kecil yang dulu pernah kuterima di lengan kiri

Belum mampu untuk maenghentikan perjuanganku

Tiba-tiba kulihat musuh berkelebat dengan cepat di hadapanku

Seakan mereka bertambah banyak dengan serempak

Huh.. ini hanya ilusi, pikirku Oh, ternyata bukan …!

Musuhku memang bertambah banyak

Oh… tidak… ternyata mereka yang pedang dan pistolnya sudah kuhancurkan

Sekarang bangun lagi dengan pedang dan pistol yang sama sekali baru

Kelihatannya lebih berbahaya…..

Secepat kilat mereka menyambarku dengan ayunan pedang

Aku yang tak mampu memprediksi gerakannya

Terluka di bawah tulang igaku

Tepat mengenai organ yang kugunakan menawarkan racun dalam tubuhku

Apa boleh buat

Kelihatannya aku harus sedikit mundur dari medan laga

Memberikan sedikit waktu untuk kuda dan aku untuk menyembuhkan luka

Tidak perlulah aku harus berada di garis depan

Lagipula panglima-panglima muda itu mulai lihai mengayun pedang

Kelihatannya mereka juga menyimpan senjata rahasia di balik bajunya

Jadi aku tak perlu khawatir tentang kelanjutan peperangan

Aku yakin mereka lebih cerdik dariku

Aku yakin mereka lebih kuat dariku

Aku juga melihat mereka memakai baju lapis baja keluaran terbaru

Apalagi kalau melihatĀ apa yang tergantung di perut kudanya

Kalu tidak salah, dari belakang sini aku melihat sebuah bazooka

Ataukah peluncur roket, ah.. per-malaikat lah

Yang penting itu menambah keyakinanku akan akhir dari peperangan ini

Paralel, Kecepatan Akselerasi

Puncak dari segala aktivitas hidupku….

Kebiasaan berpikir secara paralel …

Membiarkan otak bekerja secara maksimal. mungkin itu yang kuharapkan dar segala aktivitasku. Padahal sampai saat ini aku belum tahu apakah yang aku lakukan ini bermanfaat nantinya. Tapi yang jelas aku melakukan sesuatu yang positif. Jadi tak pikir gak masalah lah melakukan sesuatu yang belum jelas tujuannya.

Akhir-akhir ini aku memikirkan sesuatu yang banyak sekali. Juga melakukan banyak hal sekaligus. Biasanya sih aku memilih untuk melakukan satu urusan dulu. Kalo udah kelar baru beralih ke urusan yang lain.

Yah semoga aja kuat dan gak bikin stres, kayaknya sih nggak soalnya semuanya pilihanku sendiri yang jelas kusenangi. Tapi tetep aja bikin PUYENG…!


September 2007
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930