Memilih (tanpa tanda baca)

Sudah banyak orang yang bilang bahwa hidup itu adalah memilih. Tersedia banyak sekali alternatif, ada yang baik dan tentu ada kebalikannya. Kedewasaan berpikir sudah menjadi tuntutan untuk dapat memilih dengan tepat sesuai logika. Namun kadang ada juga pilihan yang tidak bisa hanya mengandalkan kedewasaan berpikir, dia juga membutuhkan kematangan dalam pengendalian emosi yang hubungannya dengan perasaan.

Beberapa waktu yang lalu, hal itu memasuki kehidupanku. Aku harus menggunakan panca indraku dengan maksimal untuk mengambil keputusan atau memilih tepatnya. Walau sudah maksimal pun ternyata itu masih belum cukup melegakanku. Maka saat itu aku mencoba untuk melibatkan hal lain yang sangat jarang sekali kugunakan untuk mengambil keputusan, yaitu PERASAAN. Ya, perasaan memang sangat jarang sekali kugunakan dengan sengaja (dengan perintah otak maksudnya). Sekarang pun aku tak ingat kapan aku dengan sengaja menggunakan perasaan untuk mengambil keputusan. Wajar sih lawong gak nyadar…

Sebuah pilihan terbesar dalam hidupku, sebuah keputusan yang sangat mempengaruhi masa depanku. Gresik, 28 Agustus 2007 logika yang selama ini selalu menjadi pertimbangan utamaku harus runtuh ketika kuhadapkan dengan hati (perasaan). Logika tidak harus selalu menjadi rujukan utama. Memang sebenarnya kita semua juga tahu itu tapi apakah dalam praktiknya kita sudah bisa menerapkannya? Pun sebaliknya, bagi yang “terbiasa” mengedepankan perasaan cobalah sesekali gunakan logika sebagai rujukan pertama biar bisa seimbang hidup ini. Tul gak..?

6 Responses to “Memilih (tanpa tanda baca)”


  1. 1 Matt Euy September 3, 2007 at 6:19 pm

    Cowok = Akal>perasaan… Klo perasaan yg maen terus2an ntar jadi cewek duonk…. Tapi bukan dodo aja kok yg pernah hanya menggunakan perasaan doank untuk mengambil keputusan. Aku juga pernah. Yaitu pada saat memilih antara kuliah dengan bekerja. Dan dengan perasaan aku memlih kuliah. Alhamdulillah. Banyak hal yang kudapat dari kuliah. Pokoke banyak-lah. Hehe.
    At last but not least. Keep god job BRO!!!

    Salam pramuka!!!!

  2. 2 hasna September 12, 2007 at 5:35 pm

    emang, kebanyakan konflik batin terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara perasaan dan logika. betul juga, gak selamanya milih pake logika terus ato pake perasaan trus cos ada hal2 tertentu yang hanya bisa ditangani oleh salah satunya.
    tentang bagaimana memutuskan pilihan, pake logika ato perasaan, itu tergantung sama keyakinan kita. pake apapun memutuskannya, kalo kita yakin akan kebaikan dampaknya dan dah ada rencana untuk mengarah pada kehidupan yang lebih baik, kenapa enggak?? resiko atas pilihan itu sendiri juga tentunya sudah dipertimbangkan sebelum memilih, pun bagaimana cara mengatasinya. tinggal cari sesuatu untuk meyakinkan dan menguatkan lagi tentang apa yang sudah kita pilih.
    tiap orang punya cara berbeda-beda untuk memperkuat keyakinan itu atau untuk mengatasi ketika keraguan atas pilihannya mendadak datang. kalo aku sih, aku tulis (dasar emang sukanya nulis) tentang apa latar belakang pilihanku, positifnya apa aja, pengatasan resikonya seperti apa dll. tentunya semua hal yang ditulis itu dibuat pas pikiran lagi fresh, dan sangat berguna untuk dibaca lagi saat pikiran buntu karena tiba-tiba keraguan atas pilihan muncul, itung-itung sebagai upaya pertama memotivasi diri sendiri atas penyadaran diri sendiri pula…
    (kalimatnya mbulet ya…kalo gak paham ya call me aja)

  3. 3 dodo September 13, 2007 at 4:49 pm

    Matt Euy >>
    memang pilihan yang tepat juga menurutku kalo milih kuliah.

    hasna >>
    makasih sarannya, smoga aku bias memahaminya.. =)

  4. 4 Nyonya FArid September 17, 2007 at 1:12 pm

    ya…ada yang bilang, hidup adalah pilihan dan hidup adalah korelasi dari putusan putusan

  5. 5 dodo September 18, 2007 at 6:56 pm

    Nyonya FArid >>
    ya..ya..ya.. tul

  6. 6 haSna- ^_^ June 27, 2008 at 8:05 am

    pernah menyesal atao merasa gak enak gmn gitu… atas pilihan itu???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: