Laki-laki dan perempuan duduk berdampingan. Diam sepanjang waktu. Kalaupun ngobrol juga tidak jelas apa yang diobrolkan.
Waktu berlalu, masih tetap diam.
Memulai pembicaraan bersama, tidak jadi, kembali diam.
Lama,
Perlahan tangan kanan si perempuan turun dari pangkuan. Membuka ke atas telapaknya disebelah paha. Kenapa?
Si laki-laki tetap diam, terlihat ingin menyambut telapak itu. Ekspresi dingin si perempuan membuat itu tak berarti apa-apa. Tetap menyilang di depan dada tangan itu. Telapak pun tak bersambut.
pengalaman nyata mas ? ahihihihi
helehhh iki dody apa dedy sihhhh hehehe
pengalaman nyata kui
dedy
bisa jadi, tinggal pengalamannya siapa aja..
nurfaqih
he..he..
hehe